Podcast terbaru dari SMP Sumbermas Sarana dengan host Anindya Ara Prasetyo dan Afika Angelina Salsa siswa Kelas 7 menghadirkan kisah inspiratif dari salah satu alumninya, dr. Cindy Margaret Tarigan. Dalam sesi wawancara yang berlangsung di kantor Borneo News, Cindy berbagi perjalanan hidupnya yang dimulai saat ayahnya, Dison Tarigan Silangit, bergabung dengan PT CBI sebagai Head of Traksi pada Oktober 2013. Keluarga Cindy tinggal di Suayap Estate, dan ia bersekolah di SMP Sumbermas Sarana Kenambui.
Perjalanan Pendidikan dan Karier
Cindy mengawali pendidikannya di SMP Sumbermas Sarana, di mana ia aktif sebagai Ketua OSIS. Pengalaman ini memberinya keterampilan kepemimpinan dan kepercayaan diri. Setelah lulus SMA, Cindy melanjutkan pendidikannya di Universitas Kristen Maranatha Bandung. Ia memulai kuliah pada 8 Agustus 2018, meraih gelar S.Ked pada 11 Februari 2022, dan diwisuda sebagai sarjana pada 4 Juni 2022. Setelah menyelesaikan masa koas pada 12 Juni 2024, Cindy resmi mengucapkan sumpah dokter pada 5 November 2024.
Motivasi dan Inspirasi
Cindy terinspirasi untuk menjadi dokter karena melihat pentingnya akses kesehatan di daerah perkebunan yang terpencil. Ia berharap dapat berkontribusi dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.
Dukungan Beasiswa dan Peran Orang Tua
Selama perjalanannya, Cindy juga mendapatkan beasiswa dari Pemkab Lamandau, yang membantunya mewujudkan impiannya. Ia mengakui peran besar orang tua dan guru-gurunya dalam mendukung setiap langkahnya. Ayahnya, yang kini menjabat sebagai Head Fleet Management CBI Group, selalu memberikan dorongan dan dukungan penuh.
Komentar dan Harapan
Muhammad Buditama, Kepala Sekolah SMP Sumbermas Sarana, menyatakan kebanggaannya atas prestasi Cindy. “Cindy adalah contoh nyata dari dedikasi dan kerja keras. Kami sangat bangga memiliki alumni seperti dia,” ujarnya.
Miran Suhardi, Head of CSR CBI Group, juga memberikan komentarnya. “Prestasi Cindy adalah sumber inspirasi bagi kita semua. Semoga kisahnya dapat memotivasi siswa lain untuk bermimpi besar dan bekerja keras mencapainya,” kata Miran.
Cindy berharap dapat membuka klinik yang memadai di daerah perkebunan, menyediakan peralatan yang lebih baik untuk penanganan kesehatan. Pesannya kepada para siswa adalah untuk tidak ragu bermimpi besar, karena dengan tekad dan usaha, semua bisa dicapai.
Kisah Cindy Margaret Tarigan adalah bukti bahwa dengan dukungan, tekad, dan kerja keras, impian dapat diwujudkan, bahkan dari tempat yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Add a Comment